Kontradiksi dari Al-quran yang kitab sempurna.

Koran-The Ultimate Truth 

Dalam artikel-artikel sebelumnya telah saya tunjukkan tindakan tidak berperikemanusiaan terhadap wanita dan kafir (non-Muslim) yang dilakukan kaum Muslim yang dianjurkan oleh Quran. Quran jelas-jelas adalah manual (buku petunjuk) untuk perajahan, pemerkosaan, penyiksaan dan pembunuhan. Silahkan merujuk ke artikel saya yang terdapat di Satyameva Jayate. 

Tujuan artikel ini adalah untuk menunjukkan dan secara logikal menganalisi beberapa kontradiksi (pertentangan) di dalam kitab “Suci” al Qur’an. 

Daftar pertentangan di bawah ini bukanlah daftar lengkap. Pembaca yang obyektif akan bisa menemukan pertentangan-pertentangan lainnya di dalam kitab “Suci” al Qur’an. Kebanyakan dari pertentangan di bawah ini sudah dibahas di http://answering-islam.org/Quran/Contra/ . Saya percaya daftar yang saya susun ini sudah cukup untuk menarik perhatian pembaca untuk memulai mencari kebenaran. 

Koran – Perkataan Tuhan? 

[4:82] Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur’an? Kalau kiranya Al Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. 

Menurut Muslim, Qur’an mengandung kata-kata dari Tuhan. Qur’an haruslah dibaca seakan-akan Tuhan mengucapkan sendiri kata-kata di dalamnya. Point ini sangat penting, karena jika Qur’an adalah perkataan Tuhan maka tidak boleh ada kesalahan di dalamnya kapanpun saja. Namun, ini bukanlah kenyataannya. 

Pertama-tama kita akan lihat beberapa ayat di Quran yang jelas-jelas merupakan kata-kata ucapan Muhammad, bukan Tuhan. 

Sura Fatihah: 
[1:1-7] Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. 

Kita tidak perlu menjadi ahli roket untuk melihat bahwa kata-kata ini jelas ditujukan kepada Tuhan, dalam bentuk sebuah doa. Kata-kata itu adalah ucapan Muhammad yang memuji Tuhan dan meminta petunjuk Tuhan. Penterjemah Muslim seenaknya saja menambah kata “say” (katakanlah) dalam Qur’an versi bahasa Inggris pada permulaan sura ini untuk menghapuskan masalah ini. Kata “say” ini didapatkan paling tidak 350 kali dalam Qur’an; dan jelas sekali kata ini ditambahkan untuk menghapuskan masalah yang memalukan ini. Jadi sekarang kita punya bukti langsung bahwa Qur’an dimulai dengan kata-kata ucapan Muhammad sendiri. 

[113:1] Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, 

[6:104] Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; maka Barang siapa melihat (kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri; dan barang siapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudaratannya kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara (mu). 

Dalam ayat ini, jelas sekali yang mengatakan “..aku sekali-kali bukanlah pemelihara..” adalah Muhammad. Bahkan Dawood dalam terjemahannya menambahkan tulisan kaki bahwa “Aku” merujuk pada Muhammad. 
(Ed – Kata Muhammad dalam terjemahan bahasa Indonesia ini ditambahkan oleh pihak penterjemah http://quran.al-islam.com dan karena itu ditulis dalam kurung) 

[27:91] Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri. 

Sekali lagi, yang berbicara jelas sekali adalah Muhammad sendiri, yang mencoba menghalalkan pembunuhan orang Mekka yang tidak berdosa, yang tidak mau mengikuti Tuhan nya Muhammad. Dawood dan Pickthall berdua menambahkan kata “say” dalam terjemahan mereka, yang tidak ada dalam versi bahasa Arab. 

[81:15] Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang, 
Lagi-lagi di sini jelas jelas Muhammad yang bersumpah, dan bukan Tuhan yang bersumpah, dengan bintang-bintang. 

[84:16-19] Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja, dan dengan malam dan apa yang diselubunginya, dan dengan bulan apabila jadi purnama, sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan). 

Sekali lagi, itu Muhammad yang bersumpah dan bukan Tuhan. Dia bersumpah dalam nama Matahari dan Bulan, kedua-duanya dewa suci bangsa Arab sebelum Islam. 

[6:114] Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Qur’an) kepadamu dengan terperinci? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Qur’an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu. 

Setiap orang waras bisa melihat bahwa itu bukan kata-kata Tuhan, tetapi kata-kata ucapan Muhammad sendiri. Dalam terjemahannya, Yusuf Ali menambah kata “say”, yang tidak ada dalam versi asli bahasa Arab, dan tidak menambah komentar atau catatan kaki. 

Setelah membuktikan bahwa Qur’an sebenarnya mengandung kata-kata Muhammad (bukan Tuhan), saya akan mulai menunjukkan pertentangan-pertentangan lainnya dalam Qur’an 

Kesalahan dalam Perhitungan 

Dalam Qur’an terdapat banyak kesalahan dalam hitungan. Tuhan tidak akan membuat kesalahan dalam perhitungan yang sederhana, tetapi Muhammad yang tidak makan sekolahan memang bisa saja membuat kesalahan seperti itu. 

Dalam berapa hari Tuhan menciptakan Surga dan Bumi? 
[7:54] Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa…… 
(Ed – kata ‘masa’ dalam terjemahan versi bahasa Inggris dari website yang sama http://quran.al-islam.com adalah “days”.) 

[10:3] Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, ……. 

[11:7] Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, ….. 

Ayat-ayat di atas jelas-jelas menyatakan Tuhan menciptakan surga dan bumi dalam enam hari. Tetapi ayat-ayat di bawah ini bertentangan dengan ayat-ayat di atas, dan mengatakan secara tidak langsung Tuhan menciptakan surga dan bumi dalam 8 hari. Baca hati-hati dan jumlahkan angka-angkanya. 

[41:9] Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa ….”. 

[41:10] Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa…. 

[41:12] Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa ….. 

2(bumi) + 4(makanan) + 2(surga) = 8 BUKAN 6 

Jelas ini menunjukkan Muhammad tidak tahu cara menjumlah. 

Kesalahan Dalam Hukum Warisan 

[4:11] Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separo harta. Dan untuk dua orang ibu-bapak, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan,….. 

[4:12] Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh istri-istrimu, jika mereka tidak mempunyai anak. Jika istri-istrimu itu mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) sesudah dibayar utangnya. Para istri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para istri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar utang-utangmu….. 

[4:176] … jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai anak;tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal…. 

Misalkan seorang lelaki mati meninggalkan tiga anak perempuan, dua orang tua dan istrinya. Menurut ayat-ayat di atas, ketiga anak perempuannya akan menerima 2/3 warisan, orangtuanya menerima 1/3 warisan dan istrinya 1/8 warisan 

Sekarang perhitungannya:2/3 + 1/3 + 1/8 = 9/8 = 1.125. Pembagian hartanya melebihi harta yang tersedia untuk dibagikan! Bagaimana hitungan seperti ini mungkin terjadi? Sekali lagi Muhammad menunjukkan ketidak mampuannya menghitung. 

Contoh lainnya: Seorang lelaki mati meninggalkan ibunya, istrinya dan dua saudara perempuan. Menurut perkataan Muhammad dalam Quran 4:11-12 dan 4:176, ibunya akan menerima 1/3 warisan, istrinya ¼ dan kedua saudarinya menerima 2/3. 

Sekarang kita jumlahkan: 1/3 + ¼ + 2/3 = 1.25, sekali lagi jumlahnya melebihi harta yang ada. 

Hari Allah : 1,000 Tahun atau 50,000 Tahun? 

[22:47] Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu. 

[32:47] Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu. 

Dalam ayat-ayat di atas, jelas dikatakan satu hari Allah sama dengan seribu tahun bumi. Tetapi bandingkan dengan ayat berikut: 

[70:4] Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun. 

Jadi yang mana yang benar? Satu hari Allah sama dengan 1,000 tahun bumi atau 50,000 tahun bumi? 

Ada Berapa Taman di Surga? 
(Ed – Terjemahan website http://quran.al-islam.com menggunakan kata GARDEN dalam bahasa Inggris dan SURGA dalam bahasa Indonesia. Kata SURGA seharusnya adalah terjemahan dari kata HEAVEN.) 

[39:73] Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya dibawa ke dalam surga berombong-rombongan (pula)……. 

[41:30] …. bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. 

[57:21] Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. 

[79:41] maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal (nya). 

Dalam ayat-ayat di atas, Muhammad merujuk kepada SATU taman di Surga, tapi dalam ayat-ayat di bawah ini, dia menyanggah perkataannya sendiri dengan mengatakan ada BANYAK taman di surga. 

[18:31] Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga Adn, …. 

(Ed – Versi bahasa Inggris menurut website ini adalah http://quran.al-islam.com: [18:31] For them will be Gardens of Eternity……) 

[22:23] Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera. 

[35:33] (Bagi mereka) surga Adn…..
(Ed – Versi bahasa Inggris menurut website ini adalah http://quran.al-islam.com:[35:33] Gardens of Eternity will they enter…….) 

[78:32] (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur 

(Ed – Versi bahasa Inggris menurut website ini adalah http://quran.al-islam.com: [78:32] Gardens enclosed, and Grape-vines ) 

Tampaknya Muhammad bingung sendiri berapa jumlah Taman di Surga 

Berapa Golongan Manusia Pada Hari Kiamat? 

[56:7] dan kamu menjadi tiga golongan. 

Ayat-ayat yang bertentangan: 

[56:18] Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan. 

[56:19] Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri. 

[99:6] Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula. 

Pada mulanya, Muhammad berkata bahwa pada hari kiamat manusia akan dibagi menjadi tiga golongan. Namun di ayat-ayat yang lainnya dia berganti pikiran, menjadi dua golongan, yang telah mengerjakan kebaikan dan yang telah mengerjakan kejahatan. 

Siapa yang Mencabut Nyawa Pada Saat Kematian 

Kadang-kadang Muhammad mengatakan satu malaikat (THE angel), yaitu malaikat maut, yang mencabut nyawa ketika seseorang mati. Namun di ayat lain dia mengatakan lebih dari satu malaikat (ANGELS) yang mencabut nyawa, dan di ayat lain dia mengatakan ALLAH yang mencabut nyawa. 

[32:11] Katakanlah: “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan. 

Versi bahasa Inggris 
[47:27] But how (will it be) when the angels take their souls at death, and smite their faces and their backs? 

Versi bahasa Indonesia: 
[47:27] Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila malaikat (maut) mencabut nyawa mereka seraya memukul muka mereka dan punggung mereka? 

(Ed – versi bahasa Inggris http://quran.al-islam.com menggunakan bentuk jamak ANGELS, sedangkan versi bahasa Indonesia tidak mengaburkan bentuk jamaknya) 

[39:42] Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya…. 

Berapa Malaikat yang Berbicara dengan Maria Waktu Kelahiran Yesus? 

Menurut Qur’an, ada berapa malaikat yang berbicara dengan Maria saat pemberitaan kelahiran Yesus? Muhammad rupanya tidak tahu, makanya dia mengatakan ada beberapa malaikat di satu ayat, dan di ayat lainnya dia bilang hanya satu malaikat. 

Versi bahasa Inggris 
[3:42] Behold! the angels said: “O Maryam! Allah hath chosen thee and purified thee, chosen thee above the women of all nations. 

Versi bahasa Indonesia: 
[3:42] Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, menyucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). 

(Ed – versi bahasa Inggris http://quran.al-islam.com menggunakan bentuk jamak ANGELS, sedangkan versi bahasa Indonesia dirancukan dengan menambah kata Jibril dalam kurung, yang tidak ada dalam Qur’an asli bahasa Arab.) 

Versi bahasa Inggris 
[3:45] Behold! the angels said: “O Maryam! Allah giveth Thee… 

Versi bahasa Indonesia: 
[3:45] (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu … 

(Ed – versi bahasa Inggris http://quran.al-islam.com menggunakan bentuk jamak ANGELS, sedangkan versi bahasa Indonesia tidak mengaburkan bentuk jamaknya) 

Versi bahasa Inggris 
[19:17] She placed a screen (to screen herself) from them; then We sent to her Our angel…………… 

Versi bahasa Indonesia: 
[19:17] maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya….. 

Di samping kejanggalan tentang satu malaikat vs. banyak malaikat, anda akan lihat Muhammad biasanya merujuk ke Allah di Qur’an dalam bentuk tunggal. 

Tetapi dia tidak konsisten. Seperti di ayat atas, dia memakai kata KAMI, bukan AKU. Jelaslah dia merujuk ke Allah yang jamak. Masih banyak ayat seperti ini di dalam Qur’an, misalnya ayat 21:43-51 dan ayat-ayat lain yang saya tulis di bawah ini. Tuhan tidak mungkin membuat kesalahan yang begitu jelas seperti itu, pasti itulah Muhammad yang membuat ayat-ayat seperti itu. 

Kata “Kami” dalam hal ini merujuk kepada berhala-berhala Arab di jaman sebelum Islam. Muhammad banyak mengutip dari kitab suci penyembah berhala, Yahudi, Kristen dan Vedic dan seenaknya mengubahnya untuk menyesuaikan keinginannya. 

Ayat yang berputar-putar 

[26:192-196] Dan sesungguhnya Al Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas. Dan sesungguhnya Al Qur’an itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu. 

Dalam sura ini, dikatakan bahwa Qur’an sudah disebut dalam kitab-kitab terdahulu. Pertama-tama perlu ditekankan bahwa tidak ada satupun buku firman Tuhan terdahulu yang berbahasa Arab. Misalnya, buku Torah dan Injil adalah dalam bahasa Hebrew dan Yunani. 

Dua keganjilan pun muncul: 
Bagaimana mungkin Qur’an berbahasa Arab terkandung dalam buku-buku berbahasa lain? 

Jika ayat (26:192-196) itu benar, maka firman yang diturunkan sebelumnya, katakanlah X, harus mengandung ayat (26:192-196) itu sendiri, karena katanya Qur’an sudah terkandung dalam di firman terdahulu. 

Nah, kalau ayat-ayat itu ada dalam X, maka X sendiri harus terkandung dalam satu firman yang lebih terdahulu lagi, misalnya Y. Dengan logika yang sama, Y juga harus terkandung dalam firman yang lebih terdahulu lagi, misalnya Z. Ini akan menjadi lingkaran yang yang menunjukkan betapa tidak masuk akalnya ayat (26:192-196) 

Penyimpangan Ilmiah 

Bulan dan Bintang 
Qur’an mengajarkan bahwa ada tujuh lapis langit (surga) dan bahwa bintang-bintang ada di langit bawah dan bulan di tengah tujuh lapis langit itu. 

Tetapi kenyataannya bintang-bintang lebih jauh dari bumi dibandingkan bulan. 

[67:3-5] Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah. Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala. 

Versi bahasa Inggris 
[71:15-16] “`See ye not how Allah has created the seven heavens one above another, “`And made the moon a light in their midst, and made the sun as a (Glorious) Lamp? 

Versi bahasa Indonesia 
[71-15-16] Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat? Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita? 

[41:12] Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. 

Pertama-tama, Qur’an mengatakan ada tujuh lapis langit di dunia. Semua orang waras yang telah belajar astronomy modern bahwa tujuh lapis langit itu hanyalah khayalan Muhammad belaka. Muslim yang mengumpulkan ayat Qur’an berusaha menutupi kesalahan Qur’an ini dengan menyatakan itu harus dianggap semacam puisi daripada ilmiah. 

Kedua, Qur’an mengatakan bintang-bintang ada di langit yang lebih dekat (rendah) dan bulan di langit tengah. Anak sekolah dasar pun tahu bahwa bintang-bintang itu lebih jauh dari bumi dibandingkan bulan. 

Solomon Mendengar Semut Berbicara 

[27:18-19] Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”; maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”. 

Ini benar-benar penemuan baru tentang semut oleh Muhammad, yang bertentangan dengan fakta ilmiah bahwa semut berkomunikasi dengan bau, bukan dengan suara. Solomon tidak mungkin mendengar semut berbicara, karena semut tidak mengeluarkan suara. 

Perkembangan Janin 

Qur’an menyatakan dengan jelas bahwa manusia dibentuk dari gumpalan darah. 

[23:14] Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. 

Ini bukanlah penjelasan ilmiah tentang pembentukan janin. Sell telur, yang juga sangat penting dalam pembentukan janin, sama sekali tidak dihiraukan. Begitu juga proses pembuahan sell telur oleh sperma untuk membentuk sel baru. Ayat ini hanya menyebut sperma, yang jelas-jelas kelihatan, yang umat manusia tahu diperlukan untuk membentuk manusia. Tetapi Qur’an tidak menyebut faktor yang tidak kelihatan, sell telur perempuan, yang hanya kita ketahui melalui kedokteran modern. 

Matahari Terbit dan Terbenam 

Qur’an mengajarkan bahwa matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam. 

[18:86] Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam…… 

[18:90] Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah Timur) dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu, 

Pertama-tama, telah dibuktikan secara ilmiah bahwa matahari tidak tenggelam dalam lumpur. 

Kedua, ini berdasarkan anggapan bahwa bumi itu datar, kalau tidak bagaimana mungkin ada ujung barat (tempat matahari terbenam) dan ujung timur (tempat matahari terbit) di bumi? Ayat ini tidak menyatakan, dia pergi sejauh mungkin di kedua arah itu dan melihat matahari terbit atau terbenam ketika berdiri di pantai. Matahari terbit di mana saja di bumi ini, di darat maupun di laut, adalah sama. Akan tetap kelihatan terbit di tempat yang jauh sekali. Tetapi ayat ini menyatakan bahwa dia telah sampai di tempat terbenamnya matahari dan dalam perjalanan keduanya sampai di tempat terbitnya matahari. 

Mengapa Bintang-Bintang Diciptakan 
Qur’an mengatakan bahwa bintang diciptakan tuhan sebagai alat pelempar setan. 

[67:5] Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala. 

[37:6-8] Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang, dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap setan yang sangat durhaka, setan-setan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru 

Jadi bintang-bintang bukanlah apa-apa, selain alat pelempar setan supaya mereka tidak mencuri dengar musyawarah di surga. Sekali lagi, makin mengada-ngada saja Muhammad ini. 

Matahari dan Bulan Menunduk pada Manusia? 

Menurut Qur’an, matahari dan bulan menunduk pada manusia. 

[14:33] Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimumalam dan siang. 

Sayangnya, manusia tidak bisa membuat matahari dan bulan menunduk pada dirinya. Bulan dan bintang selalu mengikuti orbit mereka masing-masing. Matahari, bulan, siang ataupun malam, tidak dapat dipengaruhi keinginan manusia yang mana saja. 

Mengapa Gunung-Gunung Diciptakan? 

Qur’an menjelaskan bahwa gunung-gunung ditempatkan di bumi supaya bumi tidak berguncang ketika gempa terjadi. 

[21:31] Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) guncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk 

[16:15] Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak guncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk. 

[31:10] Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik. 

Jelaslah bahwa Muhammad tidak tahu apa-apa tentang terjadinya gunung-gunung. Dia melihat gunung sangat besar dan berat, maka baiklah menjelaskan bahwa tujuan adanya gunung adalah untuk mencegah pergoncangan bumi. 

Pertama-tama, penjelasan seperti ini bertentangan langsung dengan ilmu geologi modern. Geologi membuktikan kepada kita bahwa gerakan tectonic plates atau gempa bumi itu sendirilah yang mengakibatkan terbentuknya gunung. 

Kedua, jika memang gunung diciptakan untuk menghentikan perguncangan bumi, mengapa ada berlusin-lusin gempa bumi tiap tahun? 

Bulan bercahaya sendiri? 
Qur’an mengukapkan bahwa bulan punya cahaya sendiri! 

[10:5] Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. 

Semua orang di dunia maju tahu bahwa bulan tidak punya cahaya sendiri. 

Segala Sesuatu Diciptakan Berpasangan? 

Ayat berikut ini mengatakan Allah menciptakan segala sesuatu berpasangan. Contohnya: jenis kelamin tanaman dan binatang, siang dan malam, kekuatan yang menarik dan menolak, dsb. 

[51:49] Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah. 

Namun Muhammad yang **** tidak memperhatikan bahwa ada juga benda yang tidak berpasangan di dunia ini. Contohnya bakteri, fungi imperfeci (jamur) dsb, adalah anggota Monera Kingdom yang berkembangbiak secara a-seksual. Elodea Eropa adalah tanaman satu jenis kelamin saja, yang juga berkembang biak secara a-seksual. 

Satu lagi contoh yang tidak berpasangan adalah grafitasi (gaya tarik bumi). Ini adalah tenaga yang menarik saja, tidak ada pasangannya. Tidak ada yang namanya gaya tolak bumi. 

Penyimpangan Sejarah 

Musa dan orang Samaria (Samaritan) 

Qur’n mengatakan bahwa anak lembu yang disembah orang Israel di gunung Horeb dibuat orang Samaria. Ini dikatakan dalam ayat (20:85-87) dan (20:95-97). 

[20:85] Allah berfirman: “Maka sesungguhnya kami telah menguji kaummu sesudah kamu tinggalkan, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri. 

[20:87] Mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami disuruh membawa beban-beban dari perhiasan kaum itu, maka kami telah melemparkannya, dan demikian pula Samiri melemparkannya”, 

Kata “Samaritan” tidak dipakai sebelum tahun 722 B.C – beberapa tahun setelah kejadian-kejadian yang tercatat dalam buku Exodus. Ini artinya orang Samaritan belum ada pada masa hidup Musa dan tidak mungkin merekalah yang membuat anak lembu itu. 

Ada Muslim yang berusaha menjelaskan hal ini. Mereka bilang sebenarnya itu kata “Samiri” (seperti versi terjemahan website http://quran.al-islam.com ) atau “Shomer”. Tetapi mereka tidak dapat menyimpang dari kata aslinya dalam bahasa Arab yang jelas-jelas mengeja kata “SAMARITAN”. 

Jelaslah Muhammad tidak tahu sejarah atau kapan suatu kejadian terjadi, jadi diapun mencampur adukkan semuanya. 

Injil telah ada di zaman Musa? 

[7:157] (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka………….. 

Ayat di atas ditulis memakai present tense – dan jelas jelas pada masa itu Injil belum ada 

Haman – Menteri Firaun?? 

[28:8] ….. Sesungguhnya Firaun dan Haman beserta tentaranya adalah orang-orang yang bersalah

[28:38] ……. Maka bakarlah hai Haman untukku tanah liat, kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi … 

Di sini Qur’an jelas-jelas mengatkan Haman dan Firaun hidup pada masa dan tempat yang sama. Tapi itu tidak benar menurut sejarah. Firaun hidup pada masa Musa, dan Haman adalah menteri pada masa pemerintahan Ahasuerus (Xerxes I). Ayat Qur’an ini bukan saja salah tentang lokasinya, tapi juga salah tentang waktunya – 1,000 tahun! 

Sekali lagi Qur’an mengungkapkan bahwa Muhammad tidak tahu sejarah dan dia memilih mengubah sejarah sesuai kehendak buruknya sendiri. 

Penyimpangan lainnya 

Penciptaan Langit dan Bumi 

Mana yang lebih dulu diciptakan? Seperti yang dapat anda lihat, di ayat berikut Muhammad mengatakan bahwa bumi lah yang diciptakan dulu, dan di ayat lain dia bilang langit yang diciptakan lebih dahulu. 

[2:29] Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. 

[79:27-30] Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah membangunnya, Dia meninggikan bangunannya lalu nyempurnakannya, dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita dan menjadikan siangnya terang benderang. Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya. 

Langit dan bumi berpadu atau terpisah? 

Penyimpangan berikut ini tentang langit dan bumi, bersatu atau terpisah? 

[41:11] Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanyamenurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”.

[21:30] Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya……… 

Bagimana manusia diciptakan? 

Apakah manusia diciptakan dari segumpal dari seperti yang dikatakan ayat berikut? 

[96:2] Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 

Ataukah manusia diciptakan dari air seperti yang Muhammad katakan dalam ayat berikut: 

[21:30] Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? 

[25:54] Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa. 

Ataukan dari tanah liat kering? 

[15:26] Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. 

Ataukah dari debu/tanah (dust) 

[3:59] …… Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia. 

[30:20] Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak. 

Ataukah dari yang tidak ada sama sekali? 

[19:67] Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang ia tidak ada sama sekali? 

Ataukah dari bumi? 

[11:61] ….sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, 

Ataukah dari sperma (mani)? 

[16:4] Dia telah menciptakan manusia dari mani…. 

Dapatkah Malaikat Melawan Tuhan 

Satu ayat mengatakan tidak mungkin, tapi di satu ayat lagi malaikat terbukti melawan Tuhan. 

[16:49-50] …. sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri. … melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)

[2:34] ….. Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir. 

Jadi, Iblis yang termasuk malaikat, melawan Tuhan dan secara langsung bertentangan dengan ayat 16:49-50 di atas. 

Bagaimana Qu’ran diturunkan? 

Siapa yang menurunkan Quran dari Allah kepada Muhammad? Satu ayat mengatakan Jibrail, dan ayat lainnya mengatakan Ruhul Qudus. 

[2:97] Katakanlah: Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Qur’an) ke dalam hatimu …….

[16:102] Katakanlah: “Ruhul Qudus menurunkan Al Qur’an itu dari Tuhanmu dengan benar…”. 

Pembenaran atau Penggantian? 
Apakah ayat-ayat yang diturunkan kepada Muhammad membenarkan ayat-ayat yang diturunkan sebelumnya? 

[2:97] Katakanlah: Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Qur’an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah;membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. 

Ataukan ayat-ayat yang diturunkan kepada Muhammad menggantikan yang telah ada? 

[16:101] Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: “Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja”. Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui. 

Tampaknya Muhammad tidak bisa menegaskan kehendaknya sendiri, mau menyenangkan hati penganut agama lain (Kristen / Yahudi) dengan mengatakan Qur’an membenarkan buku suci mereka, ataukan membanggakan diri mengatakan Qur’an menggantikan buku suci mereka. 

Anak Nuh diselamatkan atau Tidak? 

[21:76] Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, dan Kami memperkenankan doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta keluarganya dari bencana yang besar. 

Tapi ayat berikut mengatakan anak Nuh mati tenggelam. 

[11:42] Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: “Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir.” Anaknya menjawab: “Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!” Nuh berkata: “Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang”. Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan. 

Orang Kristen akan masuk Surga? 

Di satu ayat, Muhammad mengatakan orang Kristen akan masuk surga. 

[2:62] Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati. 

Tapi di ayat lainnya, Muhammad menyangkal apa yang telah dikatakannya. 

[5:72] Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putra Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim itu seorang penolong pun.

[3:85] Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. 

Anggur itu baik atau buruk? 

Di satu sura dikatakan anggur/arak adalah hasil buatan Setan. 

[5:90] Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamar (arak), berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. 

Tapi di ayat berikutnya dikatakan bahwa ada sungai-sungai dari arak di surga. 

[47:15] (Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya? 

Pertanyaan saya: bagaimana Setan sampai bisa memasukkan hasil kerjaannya di surga? 

Yesus lahir di bawah pohon kurma? 

[19:23] Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”. 

Jadi Qur’an mengatakan bahwa Yesus lahir di bawah pohon Kurma, yang jelas-jelas bertentangan dengan berbagai buku agama lainnya pada saat itu. 

Apakah Homoseksual Diizinkan Dalam Islam? 

Qur’an bertentangan dengan dirinya sendiri dalam topik ini. Ayat berikut mengatakan bahwa homoseksual dilarang. 

[4:16] Dan terhadap dua orang yang melakukan perbuatan keji di antara kamu, maka berilah hukuman kepada keduanya, kemudian jika keduanya bertobat dan memperbaiki diri, maka biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

[27:55] Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu (mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat perbuatanmu)”. 

Namun ayat-ayat berikut ini jelas-jelas bertentangan dengan ayat-ayat di atas. 

[52:24] Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk (melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan.

[56:17] Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,

[76:19] Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan. 

Muhammad tidak bisa membuat keputusan tentang sodomi. Dia melarang sodomi di bumi, tapi mengatakan bahwa muslim boleh menikmati homoseksual di surga. Adalah fakta yang sangat jelas bahwa banyak Muslim-muslim terkemuka yang mempraktekkan homoseksual menggunakan Qur’an untuk menghalalkan tindakan mereka. Contohnya, Babar, raja moghul yang mabuk asmara dengan seorang anak laki-laki bernama Baburi.. Kuttubuddin Aibak, seorang Muslim penguasa India, suka berdandan sebagai wanita dan menari secara seronok. 

Contoh lainnya adalah Abu Nuwas – seorang penyair terkenal dalam bahasa Arab, yang menulis dalam puisinya the Perfumed Garden: 

O the joy of sodomy! So now be sodomites, you Arabs. 
Turn not away from it–therein is wondrous pleasure. 
Take some coy lad with kiss-curls twisting on his temple 
and ride as he stands like some gazelle standing to her mate.

-A lad whom all can see girt with sword and belt 
not like your whore who has to go veiled.

Make for smooth-faced boys and do your very best 
to mount them, for women are the mounts of the devils. 

O nikmatnya sodomy! Jadilah pen-sodomi, dikau kaum Arab.
Janganlah berpaling darinya –kenikmatan menakjubkan.
Ambillah beberapa anak lelaki muda dengan rambut ikat di pelipisnya
Dan tunggangi dia selagi dia berdiri bagaikan seekor rusa kecil menghadapi pasangannya

Anak muda yang semua dapat lihat mengenakan pedang dan ikat pinggang
Tidak seperti pelacurmu yang harus dicadari

Pergilah pada anak muda berwajah licin dan lakukan semampumu
Tunggangi mereka, karena wanita adalah tunggangan setan. 

Masih banyak puisi-puisi serupa oleh Abu Nuwas dan penyair lainnya yang lebih grafik dalam memuja tindakan homoseksual dan lesbian. 

Kesimpulan: 
Kita telah mencapai kesimpulan bahwa Quran itu penuh pertentangan. Jelaslah Qur’an bukan dari Tuhan. Pertentangan-pertentangan dan perbedaan gaya tulis yang nyata dalam Quran memaksa kita untuk menarik kesimpulan bahwa Qur’an tidak lain adalah hasil karya seseorang yang berangan-angan dan tidak jelas atau hasil karya banyak orang, bukan satu orang. 

Contohnya, kadang-kadang bunyi ayat-ayat itu seakan-akan adalah apa yang dikatakan Tuhan, dan kadang-kadang seperti orang lain yang mengatakan sesuatu tentang Tuhan. Pertentangan langsung dalam Qur’an seperti ini memaksa kita menarik kesimpulan ini.

 
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s