Muslim vs Bani QURAIZA (Perang Parit, 627M)

Artikel asli:

http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/b_quraiza.htm

MENGINVASI & MEMBANTAI BANU QURAIZA (‘Quraiza’ berbeda dari bani ‘Quraisy/Quraish’, suku Mohamad, yg juga dimusuhinya !!!)

Image

Setelah menyerang Banu Nadr, berikutnya adalah giliran Banu Quraiza.

=================
http://www.answering-islam.org.uk/Muham … reaty.html
Pertempuran Al-Khandaq (Parit) dan Pertempuran Bani Qurayza

Quraysh (suku Muhamad sendiri !) dan Ghatfan, karena melihat nasib Bani Al-Nadr, ingin menghabisi Muhamad utk selama2nya. Mereka mengumpulkan pasukan besar dan mengepung Yathrib/Medinah [Sahih Bukhari – 4103]. Mohamad, atas usul Salman Al-Farisi, menggali parit disekeliling Yathrib [Sahih Bukhari – 2837], kecuali pada bagian Bani Qurayza karena mereka memiliki benteng besar yg sulit bagi kaum berhala Arab (Qurashy dan Ghaffan) menembusnya, kecuali dgn ijin Bani Qurayza.

Nah, karena Muhamad & Bani Qurayza terikat perjanjian damai,
Muhamad tidak perlu khawatir [Sahih Muslim – 1766 and Sunan Abi Dawood – 3004].

Setelah perang dimulai, Muhamad mulai kekurangan pangan dan persediaan [Sahih Bukhari – 4101 dan Musnad Ahmad – 13808], sahabat2nya ketakutan [Sahih Bukhari – 4103 dan Musnad Ahmad – 10613], dan terlebih lagi TERDENGAR DESAS DESUS (belum kepastian !) bahwa Bani Qurayza akan melanggar perjanjian mereka dan membiarkan tentara berhala Quraysh menyusupi benteng mereka. Namun beberapa waktu kemudian, sebuah badai pasir melanda daerah itu dan tentara Quraysh terpukul kembali, dan karena Bani Qurayza menolak utk membiarkan mereka melewati benteng2 mereka, mereka tidak punya pilihan lain selain mundur [Musnad Ahmad – 22823].

Eeeehhhh … ternyata Muhamad belum puas juga. Mumpung ia punya pasukan tentara bersenjata penuh ia kemudian menyerang … BANI QURAYZA ! Desas desus bahwa Bani Qurayza ingin mengkhianatinya hanyalah alasannya utk menyerang mereka ! Ia mengepung mereka selama 14 hari. Akhirnya mereka, selain shock, menyerah. Dan akhirnya, gara2 desas desus belaka, Muhamad membunuh semua lelaki, memperbudak wanita dan anak2nya [Sahih Muslim – 1769] dan tentu merampas segala harta kekayaan mereka.
=================

Segera setelah Perang Parit, Muhamad mengaku bahwa malaikat Jibril mengunjunginya, “memintanya agar menarik pedang dari sarungnya dan bergerak menuju habitasi Banu Quraiza ‘laknat’ dan memerangi mereka. Jibril mengatakan akan berangkat dgn barisan malaikat dan menggoyahkan benteng2 mereka dan menaruh ketakutan dlm hati mereka.” (2) Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 443

Tidak jelas mengapa malaikat sakti spt Jibril masih memerlukan bantuan Muslim utk memberangusi Yahudi kalau ia sudah memiliki “barisan malaikat” yg bisa menggoyahkan benteng2. Namun demikian, sang rasulullah segera memanggil si tukang teriak azan dan memerintahkannya agar mengumumkan permusuhan baru melawan Banu Quraiza,” (2)

Muhamad mengepalai bala tentara 3000 tentara infantri dan 30 pasukan berkuda milik Ansar (pembantu) dan Muhajiri (Emigran).

Banu Quraiza diserang karena dianggap tidak membantu Muhamad saat Quraish menyerang Medinah. Ali bersumpah bahwa ia tidak akan berhenti sebelum ia menebus garisun mereka. Pengepungan ini berlangsung selama 25 hari (?). Akhirnya Banu Quraiza menyerah tanpa syarat. Muhamad memerintahkan para lelaki agar diikat tangan mereka, sementara para wanita dan anak2 disekap secara terpisah.

Melihat ini, suku Al-Aus memohon agar nabi memperlakukan mereka dgn ringan. Muhamad mengusulkan agar Sa‘d bin Mu‘adh, seorang mantan sekutu, diberi tugas utk menentukan hukuman dan mereka setuju.

Keputusan Sa’d – yg luka2 serius dlm perang sebelumnya (the Battle of the Confederates) – adalah agar “semua lelaki bertubuh sehat dibunuh dan para wanita dan anak2 dijadikan tahanan dan kekayaan mereka dibagi2kan antara para pejuang Muslim.” Sahih Bukhari Volume 4, Book 52, Number 280

Dan keputusan sangat keji inipun diterima oleh sang rahmatan lil alamin yg mengatakan bahwa “Sa‘d memberi keputusan sesuai dgn Perintah
Allâh.”

Al-Bubarapouri menambahkan bahwa “Yahudi pantas menerima hukuman keras ini karena pengkhianatan, perasaan anti-Islam dan persediaan persenjataan yg mereka kumpulkan yg terdiri dari 1500 pedang, 2000 tombak, 300 baju besi dan 500 tameng, kesemuanya jatuh ke tangan Muslim.” (4)

Sejarawan Muslim sigap membenarkan alasan serangan ini dgn tuduhan korban “curang”, memfitnah dan “mengkhianati” dan “menyimpan perasaan melawan Islam”. Namun tidak satupun menyebutkan apa persisnya dosa2 Quraiza yg sampai pantas di-genocide secara total itu.

Lobang2 digali di bazar Medinah dan sekitar 600-900 Yahudi dipenggal disana.

Lihat dibawa ini bgm artis Muslim mengabadikan peristiwa tsb.

Image
http://www.booksamillion.com/ncom/books … &ad=FGLBKS
Ilustrasi diatas diambil dari gambar dan buku berjudul ‘The Prophet and the Companions at the Massacre of the Prisoners of the Jewish Tribe of Bani Kuraizah’ (‘Nabi, para Sahabat, pada Pembantaian Tahanan Suku Yahudi, Bani Quraiza’). Penulis: Bazil (Muhamad Rafi), diterbitkan di abad 19, Kashmiri, 17 folio, direproduksi dgn ijin the British Library, London, utk buku Andrew Bostom, ‘The Legacy of Jihad’.

Ok. Mari kita lanjutkan.

Huyai, Ibn Akhtab, kepala Bani Nadr dan ayah Safiyah ditangkap dlm serangan ini dan dibawa ke nabi dgn tangannya diikat pada lehernya. Ia tetap menolak Muhamad sbg rasulullah dan memilih dipenggal ketimbang dipaksa memeluk agamanya. Dan iapun dipenggal pada detik itu juga.

Utk memisahkan lelaki dewasa dari lelaki2 muda, para pemuda disuruh melorotkan celana mereka dan kalau mereka sudah memiliki jembut, dipenggallah mereka.

Sunan Abu-Dawud Book 38, Number 4390
Diriwayahkan Atiyyah al-Qurazi:
Saya berada diantara para tahanan Banu Qurayzah. Mereka (para Sahabat) menguji kami, dan mereka yg mulai tumbuh jembut dibunuh dan mereka yg belum, tidak dibunuh. Saya berada diantara mereka yg belum punya jembut.

Kalau kalian masih juga menganggap bahwa Muhamad adalah rasulullah, anda bukan lagi manusia. Saya percaya, kekejaman nabi terhdp Yahudi asal
Arabia ini sudah jelas menganga didepan mata.

Tidak mungkin seorang rasulullah bisa membunuh sekitar 600 – 900 orang dan mengusir ribuan orang tanpa sedikitpun menunjukkan belas kasih.

Muhamad bukan rahmatan lil alamin, tetapi kutukan syaitan bagi umat manusia. Bahkan pada detik2 kematiannyapun ia masih melanjutkan instruksi bagi dilakukannya ethnic cleansing.

Bukhari Volume 4, Book 52, Number 288
Nabi pada tempat tidur kematiannya, memberi tiga perintah dan satu diantaranya adalah utk mengusir para penyembah berhala dari jazirah Arab.

Bukhari Volume 4, Book 52, Number 176
Diriwayahkan ‘Abdullah bin ‘Umar:
Rasulullah mengatakan, “Kau (Muslim) akan memerangi Yahudi sampai mereka bersembunyi dibelakang batu. Batu2 itu akan mengkhianati mereka dan mengatakan, ‘Ya ‘Abdullah (yi budak Allah)! Ada yahudi dibelakang saya, bunuhlah ia.’ ”

Ia maling, gangster dan perampok picisan. Ia kaya karena harta korban2nya.

Bukhari Volume 4, Book 52, Number 176
Narrated Anas bin Malik:
Orang sering memberikan buah korma kpd nabi (sbg hadiah) sampai ia menguasai Bani Quraiza dan Bani An-Nadir, saat ia mulai membalas hadiah2 orang.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s